A Fantasy and Inspirations

A Fantasy and Inspirations

Sabtu, 13 Desember 2014

Ciee..blog baru~

Assalamualaikum..

Hallo guys.. cuma mau kasih kabar germbira nih..
Lidyastrory06.blogspot.com ini adalah wajah baru dari blog saya sebelumnya. Disini juga ada repost cerita dari blog saya sebelumnya chubby-hellokitty06.blogspot.com.
Semoga blog ini akan terus konsisten sampai seterusnya.
Minta doa dan dukungannya yaa.
Supaya saya bisa berkarya dengan cerita-cerita saya, yang merupakan khayalan serta inspirasi saya. Seperti judul blog baru ini "A fantasy and inspiration."

Ke depannya akan ada cerita-cerita seru yang sudah saya kemas dengan wajah baru. Semoga bisa menghibur dan bermanfaat untuk para pembaca semua.
Tetap Semangat dan terus berkarya !!!

Blog ini hanya fiktif belaka. Mohon maaf jika ada kesamaan nama, tempat, dan waktu. Ini hanyalah cerita-cerita serta curahan yang murni mengalir dalam pikiran saya.

Sekian dan terimakasih ^^

Wassalamualaikum..


Penulis

Lidya Mutiara Fanny



The Inspiration..

Antara Aku, kamu, dan Bekas Pacarmu

from : orangesky.web,id

Tuhan…apakah ini yang di namakan mencintai seseorang karena-Mu. Kenapa aku hancur ? Kenapa aku seolah-olah mati perlahan saat mendengar kejujurannya. Aku tak bisa apa-apa. Ketika ketidak nyamanan itu muncul, aku hanya terdiam dan mengangguk atau menggelengkan setiap perkataannya. Tuhan, kalau boleh aku jujur, aku resah dengan semua itu. Tapia pa daya, kejujurannya itu muncul karena dia harus menepati janjinya pada orang tersebut. Apalagi janji tersebut adalah janji yang mulia, pantaskah aku menghalanginya dan membuatnya berkhianat pada janji tersebut. Aku membatin dan terus membatin.
Sakit yang ku alami, saat aku mengetahui perempuan tersebut lebih baik dariku. Hanya isak tangis yang bisa kukerahkan untuk mengeluarkan segala beban. Batinku terus bertanya, apakah tidak ada cara lain untuk semua ini ??? cara yang seperti apa harus dia lakukan untuk menepati janjinya tanpa sakit yang aku rasakan ???
Diam-diam ?! melakukan semua itu di belakangku ?!
Itu bukan jawaban yang tepat sayang…

Kau mengetahui, aku ini adalah orang yang lebih baik menerima resiko di awal daripada nantinya ku ketahui sendiri. Aku lebih baik menahan hati mendengar penjelasanmu, walau hatiku tak sekuat baja. Nangis memang yang ku lakukan setelah itu, karena aku tidak memiliki pelampiasan lain. Marah ? untuk apa ? Ga ada gunanya. Karena rasa sayang yang ku mili ini sudah terlalu besar. Aku tidak ingin menanggung resiko lain yang membuatmu berjarak denganku. Percayalah, di balik tangisanku terlalu banyak arti. Aku lega, karena aku salut dengan kejujuranmu. Di balik sikapku yang terlihat seperti orang depresi, disitu tersimpan harapan berjuta-juta dariku untukmu. Aku butuh pembuktian dari segala ucapanmu. Buatlah agar pikiranku selalu positif terhadapmu, dan aku juga akan berusaha melakukan itu semaksimal mungkin. Di balik setiap masalahku denganmu, selalu ku lakukan intropeksi diri. Karena itu, saat kau berkata. Aku hanya merespon dengan sorotan mata dan terdiam. Yang ku pikirkan, untuk apa aku menjawab ?!
Toh, yang kau inginkan itu adalah pembuktian dariku atas semuanya. Bukan sekedar jawaban.
Tuhan, aku ingin keluar dari semua ini. Aku rindu sekali akan hari-hari indah ku bersamanya. Hari – hari yang di penuhi dengan canda, tawa dan ria, serta saling terbuka dan berbagi cerita satu sama lain.

Aku mencintainya, Tuhan…
Aku selalu berusaha untuk menjadi yang dia inginkan. Pastinya menjadi lebih baik dan tetap di jalan yang Allah ridhoi. Serta ayah dan ibu restui. Aku bukanlah manusia yang sempurna. Bahkan jauh dari kata sempurna. Apalagi di bandingkan perempuan tersebut. Sangat teramat jauh. Karena aku, yaa aku! Bukan perempuan itu. 

Aku yang memiliki kasih sayang dan ketulusan yang aku miliki.
Saat aku miskin akan pujian, dan yang dia lakukan hanyalah berbicara tentang kekagumannya pada perempuan tersebut. Perih memang yang ku rasakan. Tapi aku tidak mati, sisi harimauku  masih tidur dan belum bangun. Akan ada banyak yang ku lakukan ke depannya. Motivasi diri sendiri yang ku lakukan di samping proses itu, supaya semangat dan mengatakan AKU PASTI BISA !!!
Di sisi lain, aku menyadari. Bahwa dia masih peduli. Dia masih sangat mendukungku menuju pribadi yang lebih baik dan tangguh. Dia adalah dia yang dulu ku kenal hingga saat ini, yang menyayangiku dan selalu ada di sampingku. Meski aku tau, pikirannya terbagi.
Yang aku inginkan sekarang adalah bangkit dari masalah ini. Walaupun aku tidak mahir dalam bertopeng. Aku harus belajar banyak hal dalam bertopeng. Supaya yang mengetahui kepedihanku ini hanyalah diriku dan Allah yang maha mengetahui segalanya.
Jika dia tidak keberatan, mungkin dia juga yang akan ku jadikan sandaran. Meskipun masalah itu berawal darinya, aku butuh dia juga yang mengakhiri masalahnya dan membahagiakanku. Saat tangis itu keluar, yang ku inginkan adalah pelukan erat darinya. Bahkan dalam waktu berpuluh-puluh jam pun aku rela. Karena dari situ aku bisa yakin, bahwa dia ada untukku. Maafkan… aku belum bisa menjadi apa yang kau inginkan sepenuhnya.

Aku hanyalah manusia biasa yang memiliki tekad besar. Di temani selembar kertas putih dan pena, aku mencurahkan segala isi hatiku. Aku sangat berharap janjimu itu cepat selesai dan fokus dengan ada yang di hadapanmu sekarang ini. Aku juga butuh bimbinganmu sepenuhnya. Aku butuh kita yang dulu tanpa hal lain yang terbagi ataupun tersakiti. Kita yang memiliki masa depan lebih baik dan menjalani hubungan yang di ridhoi Allah serta memiliki satu tujuan untuk membahagiakan orang tua dan orang sekitar kita.
Syukron ya Robb, atas pria yang di berikan kepadaku ini.
Aku menyayanginya karena-Mu.
Maafkan hamba-Mu yang berlumur dosa ini ya Allah…
Aku menunggu rencana baik-Mu.




_Dari yang merindukan ketegaran_

Saat Senja Berbicara..

Senjaku Bersamamu

from : wakpaper.com



Senja tak akan terlihat sama setiap harinya. Layaknya hari ini, kali ini senja tak secerah biasanya. Warna jingga yang cerah tertutup oleh mendung, sehingga senja terlihat murung. Kata orang-orang, warna senja bisa melambangkan perasaan kita saat itu. Persis sekali dengan yang aku rasakan, mendung. Wajahku murung. Kali ini aku tidak ingin melupakan satu hal penting dalam diam sambutan angin disini. Ketika ada perkataan yang baru saja aku dengar darinya bahwa dia tidak bisa terus hadir di sampingku, menjagaku jarak dekat, menghangatkanku dengan pelukannya. Dia akan menghampiri keluarganya dan menetap disana. Karena tugasnya untuk menuntut ilmu di kota kembang ini telah selesai. Kepulauan dengan keindahan pantainya, Bangka Belitung. Disitulah tempat dia dan keluarganya menetap. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana rasanya berhubungan jarak jauh berbeda pulau. Dan aku juga tidak ingin menyerah begitu saja. Senja kali ini begitu berbeda, ketika senja merupakan akhir dari kekhawatiran. Kali ini senja menjadi awal kekhawatiran, takut kehilangan, dan lain-lain. Perasaanku bercampur aduk. Hanya beberapa yang sama, senja tetap memberi kenyamanan dan ketenangan. Dia yang membuatku tenang dan nyaman berada di sampingnya. Meski berita tidak menyenangkan baru saja di sampaikannya. Dengan sepenuh hati, dia memberiku kepercayaan dan keyakinan untuk menjalani semuanya. “Ini, bukanlah akhir dari segalanya sayang.” Kata-kata yang ia keluarkan dari mulutnya, di iringi hembusan angin sejuk di puncak kota Bandung Utara. Jujur, aku tidak bisa membendung lagi air mata saat itu. Semuanya begitu berat. Tapi tidak mungkin aku menitikkan tetesan-tetesan bening disaat seperti ini. Kenangan-kenangan indah bersamanya aku lipat pelan-pelan dalam relung hatiku bersama senja. Aku tidak mungkin melupakan masa-masa indah ini. Toh, jika tuhan mengizinkan. Aku dan dia bisa bertemu kembali. Bahkan di pertemukan dalam momen yang sangat menyenangkan. Senja ini diam-diam sudah membuatku semakin jatuh cinta kepadanya. Kepribadiannya sangatlah membuat hati ini tenang. Dalam diam, aku memandanginya. Sejenak lalu aku palingkan wajahku menatap senja yang akan hilang di telan gelapnya malam. Berharap senja ini akan membawa kesedihanku. Sehingga aku bisa menerima segalanya dengan kelapangan hati. Sepertinya aku akan menyukai suasana senja, penikmat senja di bumi ini. Aku pandang kembali wajahnya, kali ini tepat di manik matanya. “Terima kasih telah memberiku kenyamanan dan kebahagiaan. Serta mengerti makna cinta yang sesungguhnya.” Hanya itu yang sanggup ku katakan. Ia tersenyum, “Kau senja dan aku jingga, tanpamu aku hanyalah warna tanpa rasa.”   

Sahabat dalam pemikiran..

Sahabat, Sahabat, Sahabat

Buat gue, sahabat itu ga kalah penting sama keluarga. Kalau ada yang paling penting di dunia ini, selain keluarga. Yaa..Sahabat.
Sahabat itu udah kayak keluarga kedua. Terutama di saat kita jauh dari ayah, ibu, kakak, ataupun ade. Di saat seperti itu perhatian nyata yang kita butuhkan adalah perhatian dan pengertian sahabat. Karena keluarga jauh dari tempat kita berada. Dari situ juga, kita bisa lihat mana sahabat yang benar-benar tulus dan tidak. "Companions when JOY and SORROW." Sahabat itu ada di saat SUKA dan DUKA. Bukan di saat suka aja kita bareng-bareng sahabat, tapi di saat duka pun kita harus tetap bersama.
Saking pentingnya persahabatan buat gue. Gue rela, ngumpetin segala masalah gue. Demi melihat sahabat gue bisa tersenyum saat dia sedih. Kalau udah liat dia senyum, masalah-masalah jadi ga terasa beban. Walaupun masalah yang lagi gue alamin itu emang berat banget. Ngomong-ngomong masalah, ada satu kunci yang bikin gue selalu optimis dalam menghadapi masalah. Yaitu.. "Allah ga pernah memberi hamba-Nya masalah. Melebihi batas kemampuan hamba-Nya." Jadi, seberat apapun itu masalah pasti ada jalan keluarnya walaupun prosesnya terkadang rumit dan lama. Jangan terlalu meratapi nasib, baiknya yaa di cari solusinya.
Gue paling ga mau yang namanya kehilangan sahabat. Makanya, kalau saat itu jarak gue dan sahabat-sahabat gue berjauhan. Gue bener-bener menjaga banget hubungan sama sahabat-sahabat gue. Apapun itu komunikasinya, sebisa yang gue lakuin.
Apalagi kalau udah sayang banget sama sahabat. Se-nyebelinnya mereka pun bakal gue maafin. Walaupun awalnya emang ngejengkelin. Beda lagi kasusnya, kalau gue kecewa sama sahabat. Kalau sahabat itu udah bener-bener bikin gue kecewa. Bagi gue berat buat maafin sahabat itu, gue bahkan bisa seolah-olah ga pernah kenal sama dia. Yaa intinya yang namanya kekecewaan bisa berangsur lama. Jadi, lama juga maafinnya. Walaupun mulut udah bilang "Iya, di maafin kok." tapi yang namanya hati kecil bisa aja masih ga terima.  Biarpun begitu gue tetep anggap dia sahabat gue.
Pokoknya apapun itu gue akan lakuin yang terbaik buat sahabat. Kalaupun ada sahabat yang kecewa sama gue. Gue bisa marah sama diri gue sendiri. Dan mikir banget kenapa kata-kata itu bisa keluar dari mulut dia. Yaa..semacam flashback hal-hal yang gue lakuin ke dia sebelum dia mengatakan itu. Bisa di bilang renungan + intropeksi diri. Setelah gue sadar akan kesalahan gue, barulah gue minta maaf. Dan buktiin kalau gue ga akan lakuin kesalahan itu lagi. Tujuan gue sekarang adalah menunjukkan apa itu Sahabat sejati. Jangan cuma di lagu doang, tapi kenyataannya juga harus ada dong..
5R.. Rela mengerti seseorang, walau tidak di mengerti.
       Rela menutup keegoisan.
       Rela mengorbankan waktu, tenaga, ataupun pikiran.
       Rela menyembunyikan kesedihan, demi senyuman di wajah sahabat.
       Rela..... *selanjutnya bisa kalian isi sendiri aja kira-kira kerelaan apa lagi yang akan kalian lakuin buat persahabatan. Dan pastinya Sahabat itu saling mendukung dalam akademik maupun non akademik. Ga hanya sahabat kalau lagi main-main aja. Tapi belajar bareng juga. Kalau gue bilang sih lebih asyik!

Yaa pokoknya bawa persahabatan kalian itu se-Asyik dan se-Enjoy mungkin. Persahabatan nya harus menuju jalan kebaikan, bukan sebaliknya.Inget ya, Sahabat saat SUKA dan DUKA.
Hidup jangan di bikin ribet!
Enjoy your life.....!


Acara arab fest 2013 


Foto Studio ^^ 


Birthday salah satu sahabat kita

                            

"Sayang Kalian... Genggaman erat tangan dan hati kita lah yang akan membawa kita untuk ke depannya sahabat. Tunjukkan pada mereka yang berkata negatif tentang kita, bahwa kita masih membutuhkan mereka sebagai "PENONTON" di saat kita "SUKSES" nanti."

Jalin Persahabatan kapanpun, dimanapun, dan sama siapapun. Selagi itu buat kalian nyaman. Perbanyak sahabat, bukan perbanyak musuh !

Ketika Cinta memiliki beribu arti..

C.I.N.T.A


Apa sih C.I.N.T.A ???
Cinta fan, cinta !!! C.I.N.T.A mah lagunya d'bagindas.
Yaa..apalah itu yang jelas sekarang gue mau bahas tentang cinta.
Ini bukan cerita, tapi cuma pendapat gue soal cinta.
Kalo menurut gue, cinta itu..... kayak kita lagi ngadepin soal fisika yang super duper suzah. Saking susahnya sampe make 'z' bukan 's'. Bikin rumit, musingin.
Tahapnya juga, hampir sama kayak pelajaran. Semakin tinggi kelas kita, semakin susah juga pelajarannya. Begitu juga cinta. Semakin kita Dewasa, semakin rumit masalah cinta yang kita alamin, semakin serius, dan semakin melibatkan hati juga pastinya.
Cinta bisa tumbuh kalau rasa yang kita rasakan kepada si dia itu terus kita pelihara. Sama aja kan kayak melihara kucing ataupun binatang peliharaan lainnya. Kalau kita pelihara terus dengan baik lama-lama tuh binatang bakalan tumbuh besar.
Gue sebut aja nih singkatannya KSSC. Biasanya, fasenya itu berawal dari Kagum --> terus jadi Suka. Di fase kedua ini, biasanya ga langsung berlanjut ke fase berikutnya. Tergantung orang itu sendiri. Rasa suka yang dia rasain itu, rasa suka yang melibatkan hati atau tidak. Kalau suka yang ga melibatkan hati biasanya cuma sesaat. Tapi, kalau yang melibatkan hati. Rasa suka itu bisa tumbuh dan berlanjut ke fase berikutnya yaitu --> Sayang. Fase ini termasuk fase yang cukup serius. Karena di fase inilah muncul yang namanya sebutan PHP (Pemberi Harapan Palsu), Ga peka, dan Cinta yang bertepuk sebelah tangan. Rasa sayang itu juga ga bisa tumbuh pada sembarang orang. Sampai ada tipikal seseorang, kalau dia udah sayang sama orang. pasti sayangnya itu ga bisa hilang dalam waktu yang singkat. Kalau yang gue denger dari temen gue biasanya, "Fan, gue tuh kalo sayang sama orang pasti jadinya sayang banget. Terus gue ga bisa pindah ke lain hati." Jadi, yaa dia itu mentok hanya di satu orang itu. Nah loh, kalo kayak gitu kan ribet. Mending kalau rasa sayang itu di bales rasa sayang juga. Kalau engga ??? Hmm... pasti miris banget rasanya. Jatohnya tuh A.B.C.H.D.E ( "Aduh Boo...Capek Hati deh Eykeeu!")
Intinya gue saranin kalau lo suka/sayang sama orang, jangan terlalu berlebihan dulu. Kalau hubungan lo udah pasti, baru deh lo mau menyampaikan perasaan lo ke si dia kayak gimana juga. Silahkan...pasti bakal dia bales dengan jawaban yang lo inginkan. Karena sesungguhnya PHP itu muncul, bukan karena dia nya. Tapi, karena kita yang terlalu ke pede-an dan salah memahami kebaikan si dia. Beda lagi kalau dia nya emang ga peka. Itu mah hatinya mesti di periksa ke psikiater. Apalagi kalo lo udah ngasih kode atau ungkapin ke dia tentang apa yang lo rasa. Bisa jadi, itu bukan salah di lo nya. Mungkin emang dia nya ga pekaan, atau tipe orang yang cuek banget. Dan kalau punya perasaan tapi hubungannya ga pasti. Jadinya tuh nyesekseksek bangeed deh...Jadi kayak Cinta bertepuk sebelah tangan. Hiikss...
Yaa pokoknya ga enak aja, kita yang punya perasaan, tapi dia nya biasa aja. Apalagi kalau tau ternyata dia udah punya pacar. Dan perasaan kita udah nyampe fase sayang. Hmm...innalillahi deh.
Dan setelah fase sayang, barulah muncul yang namanya benih-benih --> Cinta. Kalau ini masalahnya lebih serius. Cinta tuh kalau udah bahagia. Bahagiaaa bangeet... dunia tuh serasa milik berdua. Bikin orang yang ngerasainnya terbang. Tapi, kalo udah sebaliknya alias sengsara. Beeuuh...jangan heran kalau seisi kebun binatang di keluarin semua. Dan virus galau mulai merajalela.
Emang deh yang namanya C.I.N.T.A itu bikin bingung. Jadi, biarlah orang-orang itu sendiri yang menilai cinta itu bagaimana. Pastinya beda-beda yang mereka rasakan. Ada yang seneng, sedih, galau, bahkan gara-gara cinta sampai ada yang bunuh diri. Itu sih namanya udah termasuk kategori stress beraatt. Jangan di ikutin yaa... perjalanan hidup masih panjang, masih banyak pahit manisnya hidup yang bakal kita rasakan. Intinya jangan mudah putus asa atau ngambil jalan pintas yang nantinya malah ngerugiin diri lo sendiri! Percayalah, setelah kesulitan pasti ada kemudahan. Setelah kerumitan cinta yang lo alamin, pasti bakal ada keindahan cinta nantinya.


Oke, sekian dulu dari gue. Si pecinta Hello Kitty ^^

Memory of Putih Abu - abu..

We are ONE !!!

LULUS !!! satu kata yang banyak orang dambakan ketika selesai menempuh ujian sekolah. Itu yang gue dan temen satu angkatan gue alamin. Hasilnya Alhamdulillah angkatan gue lulus 100%. Begitu di umumkan pada tanggal....(ga tau gue lupa-_-) yang jelas hari itu semua bahagia. setelah berbulan-bulan di gantung sama diknas. Ini baru sekilas info aja nih.. Gue masih mau cerita lagi panjang x lebar x tinggi. Yang jelas setelah pengumuman itu, kami masih berjuang untuk meraih apa yang kami inginkan. Pastinya masa depan cemerlang !!! Masuk bersama, lulus pun bersama.
Pertemanan, banyak orang mengartikan kata tersebut dengan berbagai arti. Tergantung orang itu sendiri. Kalo gue sih mengartikannya dengan senyuman dan mata berseri. Saking berartinya pertemanan itu bagi gue. Apalagi kalo teman yang dalam bahasa inggris berarti "friend", di tambah dengan kata "best". "Best Friend"
Ya, sahabat. Rasanya beruntung banget jika kita memiliki sahabat. Tentunya sahabat saat suka dan duka. Kalo bagi gue, sahabat tuh udah kayak pacar bahkan lebih. Saking lama nya bersahabat ada juga loh yang menganggap sahabatnya udah kayak keluarga sendiri. Teman ataupun sahabat bisa kita dapatkan kapanpun dan dimanapun. Tapi, ga gampang mendapatkan teman yang bila kita berada di dekatnya. kita merasa nyaman dan enjoy. Makanya, Jangan pernah mutusin tali silaturahmi pokoknya. Itu aja udah cukup. Kalo ga karena dukungan kerabat/teman. Darimana kita bisa menjadi seperti sekarang ini ? Ga mungkin kan lo jalan dengan sendirinya meraih kesuksesan yang bakal lo capai. Tanpa ada dukungan ataupun support dari orang terdekat. Kalo kata gue sih IMPOSSIBLE !
Nah, tadi itu baru pemikiran gue soal pertemanan. Sekarang gue mau cerita inti dari story kali ini. Selain bagi gue menarik buat jadi bahan story. Ini juga termasuk permintaan dari beberapa temen gue. Buat jadiin acara itu menjadi sebuah cerita. Disini gue cuma ambil yang bagi gue dan temen - temen gue menyenangkan. Yaituu.... sebuah acara angkatan gue di bulan ramadhan. Yap, buka bersama angkatan alias bukber. Pada hari Kamis, 25 July 2013. Selain bukber, hari itu juga di bagikan sebuah buku kenangan yang biasa di sebut dengan Buku Tahunan. Buku Tahunan ini nih, sebelumnya pernah menjadi masalah ter-kontroversial (begitu dah intinya). Sempet menjadi pro dan kontra di angkatan gue. Entah itu biaya nya, design nya, sesi foto nya, dan sebagainya. Pokoknya riwet deh... tapi seiring berjalan waktu, bagi gue sih baek-baek aja. Secara gue bukan panitianya. Jadi tinggal nunggu jadi aja tuh buku.
Dan setelah menunggu beberapa lama....akhirnya buku tahunan itu di bagikan. Dan saat ini ada di tangan gue. Hasilnyaaaaaa.........PERFECT !!! cukup memuaskan. Yaa ga sia-sia lah ya. pengorbanan ngumpulin duit sampe ga jajan dan mohon-mohon sama ortu buat minta bayar dp buku tahunan, gara-gara waktu itu lagi ga punya duit sama sekali.
Jadi, waktu hari kamis itu bukber angkatan gue di adain di sebuah rumah makan. Dan di situ gue bener-bener ngerasain kekeluargaan yang ada di angkatan gue. Selain acaranya yang seru juga, anak-anaknya juga rame. pokoknya asyik deh yaa.. Sampe-sampe jadi pusat perhatian seisi restoran. Dan satu lagi, ini dia yang jadi pusat tontonan dan bikin para jomblones mendecak abis-abisan. Temen gue, minta balikan sama cewek yang juga anak angkatan gue. Dan yang bikin heboh, saat si cowok mengeluarkan peti kecil berwarna merah. Entah apa itu isinya... Sontak yang lainnya berkata "HAAH.." pokoknya kata-kata apapun itu yang berarti terkejut. sambil mangap gitu deh tuh mulutnya. Kalo gue boleh pastiin sih ya itu pasti yang sampe mangap kayak gitu dia  adalah seorang jomblo ngenes. Hahaha piis deh ya.
Yaa pokoknya acara itu di luar dugaan gue banget deh. Kalo bakal ada adegan semacam reality show "katakan cinta."  So pasti bikin acara jadi lebih berwarna hahaha. *gayabetdah. Abis itu baru lah kita di bagiin buku tahunan, daan...Pulang. Pulang ke rumah masing-masing yang jelas. Masa ke rumah mantan. -_-" Makasih juga buat panitia yang juga temen-temen gue. Udah bikin acaranya seru dan buta yang keren.
Segitu aja ya, sekian cerita gue. Seru atau engga tuh cerita. Intinya ini cuma kenang-kenangan kecil dari gue buat temen-temen di angkatan gue.

OIYA.... gue baru inget. Gue belom ngasih tau nama angkatan gue nih... Namanyaaa..................dubs........Lebih jelasnya 27DUBS !!! Oke, pokoknya tetep solid, makin seru, daan Sukses buat kalian semua. Sukses dunia dan akhirat pastinya! Amiin. Gue bangga bisa jadi salah satu dari angkatan 27 di sekolah gue. Selamat menempuh Pendidikan ke jenjang berikutnya teman... 


Saat hati tak memiliki tempat untuk berlabuh..

Cinta Tak Ber-ujung

Pernah ngerasain ga sih gimana rasanya menanti seseorang dalam waktu lama ? Tapi ujung-ujungnya ga dapet-dapet juga. Miris yaa...
Nih, gue punya kisah seru. datangnya dari cewek imut namanya Fika.
Fika ini pernah suka sama seseorang. Seseorang ini adalah senior di kampusnya. Cuma beda setahun sih.
Fika begitu mendambakan sosok senior tersebut namanya Ari. Ari adalah kapten tim basket di kampus Fika. Awalnya dia melihat Ari hanya sekedar kagum. Tapi lama kelamaan perasaannya makin menjadi-jadi. Ibarat pepatah "Dari mata turun ke hati." Ya, itulah yang di rasakan Fika. Hmm...unik juga.
Fika terus mencoba mendekati Ari. Mulai dari sms-an, chatting2-an, dan sebagainya, Pokoknya apapun itu yang nantinya membuat Ari jadi mempunyai perasaan yang sama dengannya. Sayangnya takdir berkata lain, 2 tahun Fika mendekati Ari. Tapi Ari tak kunjung peka. Sampai akhirnya Fika menyerah.
Beberapa lama kemudian, Teman Fika bernama Nisa tak tega melihat Fika yang terus-terusan di serang dengan virus G. Galau. "Udah lah Fik, lo move on aja. Ga ada gunanya juga galau-in orang yang ga peka sama kita. Yang ada buang-buang waktu lo aja tau ga. Cari yang lain. Masih banyak cowok di luar sana yang lebih dari dia. Cowok kan ga hanya di aja." Ucapnya. Fika hanya menggangguk mendengar ucapan Nisa tersebut.
Sampai suatu hari, Fika mengunjungi suatu acara. Yang dimana acara tersebut mempertemukannya dengan teman lamanya.
"Fika, Apa kabar lo ?" Tanya seorang laki-laki yang menghampirinya. "Eh, elo an. Baik gue. Lo sendiri apa kabar ?" ucap Fika saat di lihatnya cowok tersebut adalah temannya yang bernama Adrian. "Gue baik juga kok." Jawab Adrian. "Udah lama juga ya kita ga ketemu. Selama ini kan kita cuma komunikasi lewat twitter aja." Ucap Fika. "Iya Fik, setahun." sambung Adrian.
"Lumayan juga ya. Oiya kuliah dimana lo ? Baru masuk tahun ini kan ?" Tanya Fika. "Iya, di UGM gue Fik. Tinggal sama tante gue disana."
"Ooh gitu. jauh juga, Jakarta - Yogyakarta hehe." Fika tertawa kecil. "Yaa begitulah. lo sendiri gimana Fik ? udah punya pacar ? Apa masih penantian lo sama senior itu ?" tanya Adrian.
"Ih, apaan sih lo. Nanya nya ngeledek banget." Gerutu Naya. "Ngomong-ngmong lo tau dari mana ?' tanyanya.
"Wah parah lo fik. masih muda udah pikun aja. Kan waktu itu lo pernah cerita sama gue. waktu kita tukeran curcol di message twitter." Ucap Adrian. "Oh iya... sorry-sorry gue lupa. Gimana nih sekarang hubungan lo sama Rina ?"
"Gue udah putus Fik. Lumayan lama. Ada kali 5 bulan-an yang lalu." Ucap Adrian. "Sayang banget, padahal kan lo cocok banget sama dia." Fika menyayangkan.
"Ya begitulah namanya juga hubungan. Ada awal, ada akhirnya juga." Adrian tersenyum. Fika dan Adrian terlibat obrolan seru lainnya.

Di Kampus,
"Syukur deh hari ini cuma satu mata kuliah. Fika, Jalan yuk!" Ajak Nisa. Fika tak menghiraukan, dari tadi dirinya asyik dengan handphonenya. "Halloooo Fikaa, lo denger gue kaan ?!!!" Suara Nisa agak keras dari sebelumnya. "Iya ?" Ucap Fika yang baru tersadar dari keasyikannya. Nisa menarik nafas melihat tingkah temannya.
"Lo lagi kenapa sih ? Dari tadi kerjaan lo tuh mainin hape. sambil senyum-senyum ga jelas. Ooo gue tau, lo ada gebetan baru ya ? Cerita dong Cerita..." Nisa menggoyang-goyangkan tangan Fika.
"Gu juga ga tau sih Nis. Gue suka apa engga sama dia. Tapi yang jelas, sekarang yang bikin gue senyum tuh cuma dia. Tapi masalahnya..." Fika seperti berfikir.
"Kenapa fik, masalahnya ?" Tanya Nisa penasaran. "Dia ini 2 tahun di bawah gue. Dan gue agak ga yakin gitu deh." Ucap Fika suaranya memelan.
"Kenapa ga yakin ? Umur mah ga masalah kali. Selagi dia bisa berfikir lebih dewasa dari lo. Emang dia udah nembak lo ?" Tanya Nisa. Fika hanya menjawab dengan mengganggukan kepalanya.
"Yaudah terima aja! lo ngapain mikir-mikir lagi. Pake segala ga yakin lagi. Jangan bilang lo masih punya perasaan sama kak Ari ? Ya Ampun fik, udahlah masalah kak Ari lo buang jauh-jauh. Sekarang masalahnya itu ada orang yang jelas-jelas deketin lo. Baik lagi orangnya. Ayolah, jangan lo sia-sia-in! ntar yang ada lo nyesel lagi kalo lo diemin." Ucap Nisa.
"Iya sih, lo bener Nis. Mungkin ini salah satunya jalan biar gue bisa move dari kak Ari."
"Nah, itu lo pinter. Udah terima aja. Jangan di gantungin anak orang. Jemuran kali di gantung. Inget Fik, cowok juga punya perasaan. Walaupun mereka lebih sering make logika." Ucap Nisa
"Oke deh, gue terima. Mudah-mudahan ini yang terbaik ya." Fika tersenyum. "Amin, tenang aja gue doain lo kok. Semoga lo awet sama Adrian." Nisa merangkul Fika.

Menjelang 3 bulang hubungan Fika dengan Adrian.
"Lo kenapa fik, kok mukanya asem gitu ? Bukan asem lagi malah, udah pahit." Tanya Nisa dengan raut bingung saat main ke kost-an Fika.
"Gimana ga asem Nis. Nih, liat deh. Adrian nikung gue." Fika memperlihatkan twitter Adrian kepada Nisa yang berisi mention-mentionan Adrian dengan cewek lain menggunakan kata 'sayang'. "Liat juga nih bio nya. kemaren gue nunjukin kan ke lo, kalo bio-nya ini nama gue. Sekarang dia ganti jadi nama cewek itu. Apa coba nih maksudnya ?" Ucap Fika lirih. "Tapi masa iya sih. terang-terangan gini dia nikung." Ucap Nisa tak percaya.
"Nah, gila kan tuh anak ?! dia kira gue bukan anak update di twitter kali ckck." Naya mendecak. "Lo LDR sih ya sama dia. jadi ga bisa nanya langsung."
"Makanya kan gue juga udah bilang Nis dari awal. Gue ga yakin sama dia. Ternyata kayak gini kan akhirnya." Ucap Fika seperti ingin menangis. "Lo udah tanya Adriannya ? lewat telfon gitu."
"Udah tadi malem. Awalnya dia sempet nyembunyiin. tapi ujung-ujungnya ketawan juga. tadi malem tuh terakhir gue sama dia telfon2an." Ucap Fika kesal
"Parah ya tuh cowok. Jahat banget! Emang awalnya dimana sih lo kenal sama dia ?" Tanya Nisa yang ikut kesal.
"Itu dulu, pas tahun kemaren. Gue di kenalin sama temen gue. Itu juga pas dia masih kelas 3 SMA. Nah, pas dia kemaren nembak gue. Dia bilang kalo dia udah suka sama gue semenjak ketemu setahun lalu itu. Apalagi kan kita selama ini makin deket lewat twitter. Jadi, yaa gitu deh." Ucap Fika males membahasnya lagi.
"yaudah lo yang sabar ya fik. Gue sebagai sahabat lo, cuma bisa ngedukung apa yang lo lakuin selagi itu baik. Sekarang cinta lo jadi gini deh, ga berujung." Ucap Nisa dengan nada prihatin
"Iya Nis, makasih ya. Sekarang gue mau fokus kuliah aja. Biar jodoh mah nanti udah Allah yang atur. Saat ini emang cinta gue ga berujung dimana-mana. Tapi nanti, Cinta gue berujung di pelaminan sama Mr R. Rizky Andika hahaha." Ucap Fika tertawa, menyebut nama artis idolanya.
"Yaah...itu sih mau nya elo. Udah jangan ngarep ketinggian. ntar jatohnya sakit." Ucap Nisa dengan tawanya.
"Ih, rese lo. yaa kali aja bener Nis. Tadi pas gue ngomong malaikat lewat terus nyatet yang gue mau."

"Hmm...Amiin. Gue mah terserah lo aja deh mblo." Nisa tertawa.

Cobalah yang lebih menantang dari selingkuh, yaitu SETIA pd satu pasangan..

Playgirl Gagal


Ada kisah cewek nih, Namanya Maudy.
Dia biasa di panggil teman-temannya Udy. Udy ini di juluki "Playgirl cap jempol kaki." Hmm kenapa ya, dia bisa di juluki playgirl. Ini dia jawabannya,
Sebenernya Udy melakukan tindakan itu bukan karena dia jahat, tapi karena dia memiliki suatu dendam yang mengisahkan dia dengan mantan kekasihnya. Jadi gini ceritanya, 6 bulan yang lalu. Udy di kenalkan oleh tetangganya dengan seorang cowok, namanya Rian. Setelah berkenalan ternyata perkenalan mereka berlanjut, Rian nembak Udy untuk jadi pacarnya. Dan mereka resmi berpacaran. Bulan pertama mereka pacaran, ga ada hambatan. Semuanya berjalan dengan manis. Sampai bulan ke-empat mereka berpacaran. Persahabatan Udy dan 2 temannya menjadi korban hubungan Udy dan Rian. Setelah di ketahui ternyata Rian juga memacari ke dua sahabat Udy tersebut dengan mengganti namanya. Karena dua sahabat Udy yang tidak mengetahui pacar Udy yang bernama Rian. Itu membuat mereka mudah di bohongi oleh Rian. Udy yang saat itu sudah benar-benar sayang sama Rian, dirinya tak menyangka. Kalo Rian bisa setega itu pada dirinya dan 2 sahabatnya. Persahabatan Udy dan kedua sahabatnya hampir hancur gara-gara ulah Rian. Bulan ke-5 Udy dan kedua sahabatnya memutuskan pacarnya masing-masing yang tak lain adalah satu orang yang sama, Rian. Nyesek yaa...
Nah, setelah kejadian itu muncul perasaan dendam dalam diri Udy. sebulan Udy sempat menjomblo karena masih trauma. Sampai suatu waktu Udy menemui tambatan hati nya. Nama cowoknya adalah Dani. Beberapa minggu saat Udy masih berpacaran dengan Dani. Ada seorang cowok yang peduli padanya. Udy luluh pada cowok tersebut. Kesetiaannya pada Dani goyah karena cowok tersebut.
Suatu hari, Udy meminta tolong kepada temannya. "Eh, sekarang Dani jemput gue nih. Lo pegang ya hape gue yang ini." Ucap Udy menitip salah satu hapenya pada temannya. "Loh, kenapa ? biasanya juga lo bawa." ucap temannya heran. "Gak apa-apa, gue takut Putra nelfon gue. pas gue lagi jalan sama Dani." jawab Udy dengan santai. "Putra siapa lagi ? pacar ?" Tanya temen udy makin bingung. "Hehe yaa gitu deh."
"ih, parah lo dy. Anak orang lo duain. Tega lo jadi cewek." Celoteh temannya. "Udaah, gak apa-apa.Yang penting kan ga ketauan. Nih ya, kalo pacar tuh boleh kita punya banyak. Tapi, kalo suami baru cuma punya satu." Ucap Udy. "Yaa..sama aja dy, kalo kayak gitu berarti namanya lo mainin perasaan orang."
"Yaudah, gue tinggal dulu ya. Dani udah jemput. Gue titip hape. Kalau ada telfon atau sms dari Putra diemin aja." Ucap Udy berlalu meninggalkan temannya tersebut.
Beberapa bulan, berjalan lancar. Dan sampai beberapa bulan itu, ternyata Udy sudah memiliki 3 pacar. Hmm emang bener-bener niat banget kayaknya Udy jadi playgirl.
Setahun kemudian,
Udy sudah putus dari ketiga pacarnya dan memiliki pacar lagi. Melihat tingkah Udy yang seperti itu, temannya yang bernama Tiwi bertanya kepadanya. "dy, sebenernya lo pacaran itu pake hati ga sih ? kok kayaknya gampang banget lo ganti-ganti pacar."
"Ya engga lah, gue trauma wi pacaran pake hati. ujung-ujungnya sakit hati terus yg ada." Ucap Udy cuek.
"Ih, dasar playgirl cap jempol kaki ckck." Tiwi mendecak. "Yee..biarin."
Beberapa hari kemudian, Udy datang ke sekolah dalam keadaan tidak baik. Bukan tidak baik keadaan orangnya, tapi tidak baik keadaan hatinya. "Lo kenapa dy ?" tanya Tiwi teman sebangkunya. "Gue..gue..galau..wi." Ucap Udy dengan nada sedih. "Loh, playgirl bisa galau juga ?" ledek Tiwi. "Tiwi,, gue serius..gue galau." Udy menggoyang-goyangkan lengan Tiwi. "Iya..iya..terus kenapa lo galaunya ?" Tanya Tiwi. "Gue di putusin sama Nathan. Gara-gara ketauan kalo gue ada cowok lain selain dia." Jawab Udy. "Hahaha..tuh kan, apa gue bilang. Makanya jangan mainin hati orang. Ujung-ujungnya jadi kena kan sekarang." Tiwi bukannya menghiburnya dengan baik, malah tertawa.
"Ih, padahal gue sayang wi sama Nathan. Tapi, kenapa harus dia yang mutusin gue. Baru kali ini nih gue di putusin cowok. Gue bener-bener sayang wi sama Nathan." Ucap udy merenung
"Yaah..sedih dong. Kemakan omongan juga kan lo. Terus ? Terus ? sekarang lo gimana ?" tanya Tiwi dengan nada nada seperti orang sedih.
"Ga tau, padahal gue udah minta maaf sama Nathan. tapi Nathan nya belom mau maafin. Hmmh.. Masa jadi playgirl gagal sih gue." Udy makin merenung
"Makanya gue bilang juga apa, lo jangan kayak gitu. Walaupun itu cowok. Mereka kan juga punya hati. Lo juga kalo mau bales dendam jangan sama orang yang ga tau apa-apa. Udah deh, jangan ada dendam2 segala. Ntar reputasi lo juga yang jelek kalo lo gini terus. Ga ada gunanya juga ganti-ganti pacar. Mau nunjukin gitu ke orang-orang kalo lo tuh laku ? kan ga guna banget kesannya. Gue sih ga tau, kalo nantinya lo bakal lebih nyesel lagi atau engga. Penyesalan itu selalu dateng di akhir dy. Yang jelas gue udah ngasih tau lo ya dari awal." Ucap Tiwi menasihati temannya
"Hmmh...iya wi. Gue ga lagi-lagi deh kayak gini. Gue nyesel. Seharusnya dari awal gue ga dendam. Gue harus baik lagi. biar julukan playgirl gue hilang." Ucap Udy menunduk. "Nah, gitu dong...itu baru namanya Maudy. Jangan sedih yaa..playgirl gagal." Tiwi menepuk pundak Udy. "Yah, berarti sekarang julukan gue playgirl gagal dong."

"Gak apa-apa dy, daripada playgirl cap jempol kaki." Hahahaha.." Tiwi dan Udy tertawa..

Ketika Ice cream mempersatukan dua insan..

Jomblo, Es krim, dan Cinta

Siapa sih yang ga bosen. kalo udah ngejomblo selama 2 tahun. Apalagi, kalo dulunya orang tersebut suka ganti2 pacar. Hmm.. kalo tipe kayak gitu biasanya, ngejomblo sebulan aja ga tahan apalagi 2 tahun. Nih, kisah cewek manis namanya Ryana.
Suatu ketika, Ryana berada di sebuah taman. Saat itu dirinya lagi pengen banget jajan, melihat ada kios es krim Ryana langsung menghampiri kios tersebut. "Bang, es krimnya yang ini." Ryana menunjuk salah satu es krim yang ia suka. "Berapa harganya bang ?" tanya Ryana pada pedagang. "7ribu neng." jawab pedagang. Ryana mengeluarkan uang dari saku celananya. Ryana tersentak saat melihat uang di saku celananya hanya satu lembar uang. satu lembar uang yang merah sih ga apa-apa, kalo satu lembarnya cuma selembar uang yg bergambar kapitan pattimura gimana ?! sedangkan es krim yang Ryana beli itu harganya 7ribu rupiah. "Ya ampuun... apes deh gue. mau minta tambahan sama siapa nih gue kalo kayak gini. gue kan lagi pengen banget es krim ini." Ryana melihat ke arah es krim yang ia pegang. "Bang, maaf ya bang es krim nya saya beli nanti dulu. uangnya kurang." ucap Ryana pada pedagang. "Iya neng, ga apa-apa."
Ryana berbalik dengan termenung, ia ingin sekali es krim nya. Ryana duduk di trotoar samping kios tersebut. "Coba aja ada yang baik hati ngasih gue es krim. kalo cowok gue jadiin pacar deh. jelek atau ganteng terserah deh, yg penting bayarin gue es krim. lagian itung-itung gue perbaikin status gue yang jomblo selama 2 tahun. Hmmh.." Ryana menghela nafas.
"Aha..Gue update status di twitter aja kali ya. kali aja followers gue lagi ada yang di sekitar taman ini." Ryana mendapat suatu ide yg cukup cemerlang. "Sedih itu kalo beli es krim, eh taunya duitnya kurang. Andai ada yang baik hati beliin gue es krim #kode" Begitu Ryana menulis status twitternya.
"Ga usah galau gitu kali, segala update2 di twitter. Nih buat lo!" Tiba2 suara cowok muncul di depannya menyodorkan es krim yg tadi akan Ryana beli. Ryana terkejut saat mengetahui cowok tersebut. "Elo ?" Ryana berdiri dari duduknya. "Iya, ini gue. Adit." jawab cowok tersebut. "Kok, lo bisa ada disini ?" Ryana masih tak percaya. Adit adalah teman masa kecilnya 10tahun mereka tidak bertemu. "Hehe.. rumah gue emang di deket sini kali Ry, gue balik lagi ke rumah gue yang lama." ucap Adit. "ih, ya Ampun. Ga nyangka." Ryana merasa doa nya telah di kabulkan, bahkan lebih dari di kabulkan. Orang yang datang memberinya es krim itu adalah temen masa kecil yang dulu pernah dia suka. "Duduk di sana yuk!" ajak Adit menunjuk salah satu kursi panjang di taman tersebut.
"Dit, kok lo makin...."ucapan Ryana terputus. "Apa? makin ganteng?!" Adit tersenyum lebar. "Ih pede banget, emang ya lo tuh dari dulu Mr. Pede sampe sekarang kepedeannya ga ilang2." celoteh Ryana sambil memakan es krim nya. "Biarin, bukannya lo ya yg dulu pernah nembak gue. dengan pede nya. tapi waktu itu gue belom jawab gara2 gue keburu pergi." Adit mengingat masa lalunya. "Udah deh..itu tuh dulu dit. jangan di ungkit2 lagi. kok lo inget aja sih ? gue aja udah lupa."
"Hmm.. kira2 tembakan sepuluh tahun yg lalu itu masih ada ga ya Ry ?" Adit bertanya seolah-olah itu pertanyaan penting. mendengar omongan Adit tersebut Ryana terdiam. "Maksud lo?" tanyanya.
"Gue baru sadar Ry, kalo ternyata selama 10 tahun ini. gue menunggu sosok seseorang yg dulu pernah ada di hidup gue. yaa walaupun dulu itu, umur kita masih 8 tahun. Tapi gue bisa ngerasain kalo gue bener2 suka sama lo." Adit menoleh ke arah Ryana.
"Dit, kok omongan kita jadi serius gini sih?" ucap Ryana. "Gue serius Ry."
"Lo mau kan, jadi pacar gue ?" tanya Adit
Ryana tersenyum, ia teringat janjinya tadi. Kalau ada orang yang memberinya es krim akan ia jadi kan pacar. Dan ternyata yg memberinya itu, orang yang pernah ia suka. tanpa pikir 2x pasti akan Ryana terima dengan senang hati. Dan sebenernya Ryana masih menyimpan rasa pada Adit. Walau ia suka ganti2 pacar, tp rasa sayang terpendamnya hanya untuk Adit seorang. "Kalo gue bilang masih berlaku, giamana dit ? yaa bedanya sekarang lo yang nembak gue." Ucap Ryana menoleh ke arah Adit
"Oke, kali ini emang gue yang nembak lo. Thanks ya Ry. Gue kangen banget sama lo." Adit tersenyum lebar. "Lo inget ga sih Ry, dulu itu lo nembak gue di sini. pas kita lagi main sepeda sore-sore." ucap Adit
"Iya gue inget, dan sekarang lo nembak gue di taman ini juga. Kebetulan apa sengaja nih dit ?" ucap Ryana melirik ke arah Adit.
"Hmm kayaknya dua2nya deh Ry." Adit menyender pada kursi taman tersebut, tangan sebelah kanannya merangkul Ryana. Adit dan Ryana saling melempar senyum keduanya tertawa.

"Sekarang gue udah ga jomblo lagi. Es krim mempertemukan gue dengan cinta sejati gue. Jomblonya sekarang udah Bahagia. Makasih Tuhan udah ngabulin doa gue." Ryana membenak dalam hatinya.


-Masa lalu itu, ada yang pahit dan ada yang manis. Biasanya kita melupakan masa lalu yang pahit dan mengingat masa lalu yang manis. Tapi, bisa saja masa lalu yang pahit itu berubah menjadi manis di masa yang akan datang. Kita ga akan tau apa yang akan terjadi ke depannya. Yang jelas pahit atau manis masa lalu itu, Masa lalu patut kita jadikan pelajaran untuk kedepannya. Agar tidak jatuh ke lubang yang sama nantinya. Percayalah, Allah sudah menentukan sesuatu yang terbaik untuk hamba-Nya.