A Fantasy and Inspirations

A Fantasy and Inspirations

Sabtu, 13 Desember 2014

Sahabat dalam pemikiran..

Sahabat, Sahabat, Sahabat

Buat gue, sahabat itu ga kalah penting sama keluarga. Kalau ada yang paling penting di dunia ini, selain keluarga. Yaa..Sahabat.
Sahabat itu udah kayak keluarga kedua. Terutama di saat kita jauh dari ayah, ibu, kakak, ataupun ade. Di saat seperti itu perhatian nyata yang kita butuhkan adalah perhatian dan pengertian sahabat. Karena keluarga jauh dari tempat kita berada. Dari situ juga, kita bisa lihat mana sahabat yang benar-benar tulus dan tidak. "Companions when JOY and SORROW." Sahabat itu ada di saat SUKA dan DUKA. Bukan di saat suka aja kita bareng-bareng sahabat, tapi di saat duka pun kita harus tetap bersama.
Saking pentingnya persahabatan buat gue. Gue rela, ngumpetin segala masalah gue. Demi melihat sahabat gue bisa tersenyum saat dia sedih. Kalau udah liat dia senyum, masalah-masalah jadi ga terasa beban. Walaupun masalah yang lagi gue alamin itu emang berat banget. Ngomong-ngomong masalah, ada satu kunci yang bikin gue selalu optimis dalam menghadapi masalah. Yaitu.. "Allah ga pernah memberi hamba-Nya masalah. Melebihi batas kemampuan hamba-Nya." Jadi, seberat apapun itu masalah pasti ada jalan keluarnya walaupun prosesnya terkadang rumit dan lama. Jangan terlalu meratapi nasib, baiknya yaa di cari solusinya.
Gue paling ga mau yang namanya kehilangan sahabat. Makanya, kalau saat itu jarak gue dan sahabat-sahabat gue berjauhan. Gue bener-bener menjaga banget hubungan sama sahabat-sahabat gue. Apapun itu komunikasinya, sebisa yang gue lakuin.
Apalagi kalau udah sayang banget sama sahabat. Se-nyebelinnya mereka pun bakal gue maafin. Walaupun awalnya emang ngejengkelin. Beda lagi kasusnya, kalau gue kecewa sama sahabat. Kalau sahabat itu udah bener-bener bikin gue kecewa. Bagi gue berat buat maafin sahabat itu, gue bahkan bisa seolah-olah ga pernah kenal sama dia. Yaa intinya yang namanya kekecewaan bisa berangsur lama. Jadi, lama juga maafinnya. Walaupun mulut udah bilang "Iya, di maafin kok." tapi yang namanya hati kecil bisa aja masih ga terima.  Biarpun begitu gue tetep anggap dia sahabat gue.
Pokoknya apapun itu gue akan lakuin yang terbaik buat sahabat. Kalaupun ada sahabat yang kecewa sama gue. Gue bisa marah sama diri gue sendiri. Dan mikir banget kenapa kata-kata itu bisa keluar dari mulut dia. Yaa..semacam flashback hal-hal yang gue lakuin ke dia sebelum dia mengatakan itu. Bisa di bilang renungan + intropeksi diri. Setelah gue sadar akan kesalahan gue, barulah gue minta maaf. Dan buktiin kalau gue ga akan lakuin kesalahan itu lagi. Tujuan gue sekarang adalah menunjukkan apa itu Sahabat sejati. Jangan cuma di lagu doang, tapi kenyataannya juga harus ada dong..
5R.. Rela mengerti seseorang, walau tidak di mengerti.
       Rela menutup keegoisan.
       Rela mengorbankan waktu, tenaga, ataupun pikiran.
       Rela menyembunyikan kesedihan, demi senyuman di wajah sahabat.
       Rela..... *selanjutnya bisa kalian isi sendiri aja kira-kira kerelaan apa lagi yang akan kalian lakuin buat persahabatan. Dan pastinya Sahabat itu saling mendukung dalam akademik maupun non akademik. Ga hanya sahabat kalau lagi main-main aja. Tapi belajar bareng juga. Kalau gue bilang sih lebih asyik!

Yaa pokoknya bawa persahabatan kalian itu se-Asyik dan se-Enjoy mungkin. Persahabatan nya harus menuju jalan kebaikan, bukan sebaliknya.Inget ya, Sahabat saat SUKA dan DUKA.
Hidup jangan di bikin ribet!
Enjoy your life.....!


Acara arab fest 2013 


Foto Studio ^^ 


Birthday salah satu sahabat kita

                            

"Sayang Kalian... Genggaman erat tangan dan hati kita lah yang akan membawa kita untuk ke depannya sahabat. Tunjukkan pada mereka yang berkata negatif tentang kita, bahwa kita masih membutuhkan mereka sebagai "PENONTON" di saat kita "SUKSES" nanti."

Jalin Persahabatan kapanpun, dimanapun, dan sama siapapun. Selagi itu buat kalian nyaman. Perbanyak sahabat, bukan perbanyak musuh !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar