Sahabat, Sahabat, Sahabat
Buat
gue, sahabat itu ga kalah penting sama keluarga. Kalau ada yang paling penting
di dunia ini, selain keluarga. Yaa..Sahabat.
Sahabat
itu udah kayak keluarga kedua. Terutama di saat kita jauh dari ayah, ibu,
kakak, ataupun ade. Di saat seperti itu perhatian nyata yang kita butuhkan
adalah perhatian dan pengertian sahabat. Karena keluarga jauh dari tempat kita
berada. Dari situ juga, kita bisa lihat mana sahabat yang benar-benar tulus dan
tidak. "Companions when JOY and SORROW." Sahabat itu ada di saat SUKA
dan DUKA. Bukan di saat suka aja kita bareng-bareng sahabat, tapi di saat duka
pun kita harus tetap bersama.
Saking
pentingnya persahabatan buat gue. Gue rela, ngumpetin segala masalah gue. Demi
melihat sahabat gue bisa tersenyum saat dia sedih. Kalau udah liat dia senyum,
masalah-masalah jadi ga terasa beban. Walaupun masalah yang lagi gue alamin itu
emang berat banget. Ngomong-ngomong masalah, ada satu kunci yang bikin gue
selalu optimis dalam menghadapi masalah. Yaitu.. "Allah ga pernah memberi
hamba-Nya masalah. Melebihi batas kemampuan hamba-Nya." Jadi, seberat
apapun itu masalah pasti ada jalan keluarnya walaupun prosesnya terkadang rumit
dan lama. Jangan terlalu meratapi nasib, baiknya yaa di cari solusinya.
Gue
paling ga mau yang namanya kehilangan sahabat. Makanya, kalau saat itu jarak
gue dan sahabat-sahabat gue berjauhan. Gue bener-bener menjaga banget hubungan
sama sahabat-sahabat gue. Apapun itu komunikasinya, sebisa yang gue lakuin.
Apalagi
kalau udah sayang banget sama sahabat. Se-nyebelinnya mereka pun bakal gue
maafin. Walaupun awalnya emang ngejengkelin. Beda lagi kasusnya, kalau gue
kecewa sama sahabat. Kalau sahabat itu udah bener-bener bikin gue kecewa. Bagi
gue berat buat maafin sahabat itu, gue bahkan bisa seolah-olah ga pernah kenal
sama dia. Yaa intinya yang namanya kekecewaan bisa berangsur lama. Jadi, lama
juga maafinnya. Walaupun mulut udah bilang "Iya, di maafin kok." tapi
yang namanya hati kecil bisa aja masih ga terima. Biarpun begitu gue tetep anggap dia sahabat
gue.
Pokoknya
apapun itu gue akan lakuin yang terbaik buat sahabat. Kalaupun ada sahabat yang
kecewa sama gue. Gue bisa marah sama diri gue sendiri. Dan mikir banget kenapa
kata-kata itu bisa keluar dari mulut dia. Yaa..semacam flashback hal-hal yang
gue lakuin ke dia sebelum dia mengatakan itu. Bisa di bilang renungan +
intropeksi diri. Setelah gue sadar akan kesalahan gue, barulah gue minta maaf.
Dan buktiin kalau gue ga akan lakuin kesalahan itu lagi. Tujuan gue sekarang
adalah menunjukkan apa itu Sahabat sejati. Jangan cuma di lagu doang, tapi
kenyataannya juga harus ada dong..
5R.. Rela mengerti seseorang, walau
tidak di mengerti.
Rela menutup keegoisan.
Rela mengorbankan waktu, tenaga, ataupun
pikiran.
Rela menyembunyikan kesedihan, demi
senyuman di wajah sahabat.
Rela..... *selanjutnya bisa kalian isi
sendiri aja kira-kira kerelaan apa lagi yang akan kalian lakuin buat
persahabatan. Dan pastinya Sahabat itu saling mendukung dalam akademik maupun
non akademik. Ga hanya sahabat kalau lagi main-main aja. Tapi belajar bareng
juga. Kalau gue bilang sih lebih asyik!
Yaa
pokoknya bawa persahabatan kalian itu se-Asyik dan se-Enjoy mungkin.
Persahabatan nya harus menuju jalan kebaikan, bukan sebaliknya.Inget ya, Sahabat
saat SUKA dan DUKA.
Hidup jangan di bikin ribet!
Enjoy your life.....!
Acara arab fest 2013
Foto Studio ^^
Birthday salah satu sahabat kita
"Sayang
Kalian... Genggaman erat tangan dan hati kita lah yang akan membawa kita untuk
ke depannya sahabat. Tunjukkan pada mereka yang berkata negatif tentang kita,
bahwa kita masih membutuhkan mereka sebagai "PENONTON" di saat kita
"SUKSES" nanti."
Jalin Persahabatan kapanpun, dimanapun, dan sama siapapun. Selagi
itu buat kalian nyaman. Perbanyak sahabat, bukan perbanyak musuh !



Tidak ada komentar:
Posting Komentar